Tugas Softkill Bahasa Indonesia 2 (3): Tugas Personal

1. Perhatikan format daftar pustaka pada penulisan ilmiah (scientific research). Jelaskan dan berikan contoh masing-masing jenis aturan yang digunakan dalam penulisan ilmiah, contohnya sistem Harvard, sistem Harvard modified, sistem vancouver, sistem abjad dan sistem nomor urut

 

 

  • Metode Vancouver

Cara menulis daftar pustaka dengan metode Vancouver ini sedikit berbeda dengan metode Harvard. Letak perbedaan sangat jelas. Dan kebanyakan sitasi jurnal ilmiah mengacu kepada cara menulis daftar pustaka dengan metode Vancouver. Metode penulisan daftar pustaka yang mengikuti metode Harvard mayoritas diikuti oleh penulis karya tulis ilmiah, seperti skripsi, makalah, tesis dan karya tulis ilmiah lainnya. Secara umum juga mengikuti cara menulis daftar pustaka yang sudah umum bahkan tidak mengikuti kedua metode tersebut, metode Harvard dan Vancouver.

Langkah – langkah dalam cara menulis daftar pustaka dengan metode Vancouver

  1. Menggunakan bullet angka

  2. Angka tersebut menjadi rujukan dalam sitasi sebuah karya tulis yang dibuat

  3. Nomor rujukan (referensi) yang ada di dalam karya tulis itu harus sama dengan urutan penulis yang ada dalam daftar pustaka

  4. Tidak perlu mengurutkan tahun publikasi tulisan

  5. Nama tidak perlu diurutkan berdasarkan alfabetis

 

Contoh cara menulis daftar pustaka dengan metode Vancouver

  • Grinspoon L, Bakalar JB. Marijuana: the Forbidden Medicine. London: Yale Univ Pr; 1993.

  • Feinberg TE, Farah MJ, editors. Behavioural Neurology and Neuropsychology. Ed ke2. New York: McGraw-Hill; 1997.

  • Grimes EW. A use of freeze-dried bone in Endodontic. J Endod 1994; 20: 355-6.

  • Morse SS. Factors in the emergence of infectious disease. Emerg Infect Dis [serial online] 1995 Jan-Mar; 1(1):[24 screens]. Available from URL:http://www/cdc/gov/ncidoc/EID/eid.htm. Accessed December 25, 1999.

 

  • Metode Harvard

Sistem penulisan referensi Harvard membahas format untuk penulisan dan pengorganisasian kutipan dari materi sumber. Sistem ini juga dikenal dengan sebutan author-date system —sistem penulis-tanggal— (Curtin University, 2007: 1), dan parenthetical referencing —penulisan referensi dalam kurung—(Perelman, Barrett & Paradis, 2000).

Dalam sistem penulisan referensi Harvard, kutipan singkat terhadap sumber ditulis dalam kurung di dalam teks dari suatu artikel, dan kutipan lengkapnya dikumpulkan dalam urutan abjad di bawah judul “Referensi”, “Daftar Rujukan”, atau “Daftar Acuan” di bagian akhir. Kutipan di dalam teks ditempatkan di dalam kurung setelah kalimat atau bagiannya, diikuti tahun penerbitan, seperti (Smith 2005), dan nomor halaman bila diperlukan (Smith 2005, h. 1) atau (Smith 2005:1). Kemudian dalam bagian Referensi, kutipan lengkap diberikan:

Cara pengutipan

Struktur kutipan dalam sistem penulisan referensi Harvard adalah nama penulis, tahun penerbitan, dan rentang nomor halaman, dalam kurung, seperti diilustrasikan dalam contoh Smith sedikit di bawah bagian teratas artikel ini.

▪ Nomor halaman dihilangkan bila seluruh tulisan dikutip. Nama penulis dihilangkan bila sudah ada dalam teks. Sehingga akan ditulis: “Jones (2001) merevolusi bidang bedah trauma.”

▪ Dua atau tiga penulis dikutip dengan menggunakan kata “dan” atau tanda “&”: (Deane, Smith, dan Jones, 1991) atau (Deane, Smith & Jones, 1991). Enam atau lebih penulis dikutip menggunakan et al. (Deane et al. 1992).

▪ Tahun yang tidak diketahui dikutip sebagai no date (Deane n.d.). Rujukan pada cetak ulang dikutip dengan tahun publikasi asli di dalam kurung siku(Marx [1867] 1967, p. 90).

▪ Bila seorang penulis menerbitkan dua buku pada tahun 2005, tahun dari buku pertama (dalam urutan abjad dari rujukan) dikutip sebagai 2005a, dan yang kedua sebagai 2005b.

▪ Kutipan ditempatkan di tempat yang cocok, di tengah atau di akhir kalimat. Bila di akhir kalimat, ditempatkan sebelum titik, tapi untuk seluruh blok kutipan ditempatkan segera setelah titik di akhir blok karena catatan kutipan itu bukan bagian dari kutipan itu sendiri.

▪ Kutipan lengkap disediakan dalam urutan berdasar abjad di bagian setelah teks, biasanya ditandai sebagai “Referensi”, “Daftar rujukan”, atau “Daftar acuan.” Perbedaannya dengan daftar pustaka atau bibliografi adalah bahwa daftar pustaka dan bibliografi bisa menyertakan tulisan yang tidak dikutip secara langsung dalam teks.

▪ Seluruh kutipan menggunakan font yang sama dengan teks utama.

▪ Bila mengutip sumber dari internet, juga perlu menyediakan nama dan tempat dari sponsor sumber, tanggal mengakses, keseluruhan URL atau hanya rincian situs utama, sebagai tambahan informasi tentang penulis/editor, tahun terbit, dan judul dokumen. Sumber kutipan juga lebih disukai bila ditandai dengan kurung siku sebagai [internet] atau [online] untuk menekankan bahwa ini adalah versi tidak tercetak.

Contoh

Contoh dari rujukan buku adalah:

▪ Smith, J. (2005a). Harvard Referencing. London: Jolly Good Publishing.

▪ Smith, J. (2005b). Dutch Citing Practices. The Hague: Holland Research Foundation.

Dalam menuliskan kota tempat terbit, kota yang telah dikenal secara internasional (seperti London atau New York) dikutip hanya kotanya saja. Bila kotanya kurang dikenal secara internasional, negaranya (atau provinsi untuk Indonesia) juga disertakan.

Contoh dari rujukan jurnal adalah:

▪ Smith, John Maynard. (1998). The origin of altruism. Nature 393: 639–40.

Artikel surat kabar biasanya dikutip dalam teks tapi dihilangkan dalam bagian “Daftar rujukan”. Contoh pengutipan surat kabar formal adalah:

▪ Bowcott, O. (2005, 18 October). “Protests halt online auction to shoot stag”, The Guardian. Diakses 7 Februari 2006.

Bila publikasinya offline:

▪ Bowcott, O. (18 Oktober 2005). Protests halt online auction to shoot stag. The Guardian.

 

  • Metode Abjad

Untuk menuliskan urutan, menggunakan sistem abjad tanpa pemberian nomor urut. Penulisan daftar pustaka dimulai dari margin kiri dengan jarak antar baris satu spasi. Baris kedua dan seterusnya dalam rujukan yang sama diketik masuk sebanyak lima ketukan atau dalam komputer kurang lebih satu sentimeter dan jarak antarbaris dengan rujukan yang berbeda adalah dua spasi.

Pada umumnya, penulisan daftar pustaka disusun dengan komponen nama penulis, tahun terbit, judul naskah, bentuk sumber informasi, kota penerbit, dan nama penerbit. Pencantuman nama penulis dilakukan dengan menyebutkan nama akhir yang diikuti dengan awal nama yang dipisah dengan tanda koma. Untuk gelar, tidak termasuk dalam penulisan daftar pustaka.

 

Contoh Penulisan Daftar Pustaka

  • Anang Nur ditulis Nur, Anang.

  • Miftah Widiyan Pangastuti ditulis Pangastuti, M. W

  • Suriasumantri, J.S. 1993. Filsafat Ilmu (Sebuah Pengantar Populer). Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

 

  • Metode Harvard Modified

Sistem Harvard Modified (Sistem Vancouver) adalah menggunakan cara penomoran (pemberi angka) yang berurutan untuk menunjukan rujukan pustaka (sitasi). Dalam daftar pustaka, pemunculan sumber rujukan dilakukan secara berurut menggunakan nomor sesuai kemunculan sebagai situasi dalam tulisan naskah tulisan.

Contoh :

Prabowo GJ, Priyanto E.New drug for acute respiratory distress syndrome due to avian virus. N Ind J Med. 2005;337:435-9

Feinberg TE, Farah MJ, editors. Behavioural neurology and neuropsychology. 2nd ed. New York: McGraw-Hill; 1997

  • Metode Nomor Urut

Sistem Nomor Urut adalah penulisan daftar pustaka disusun berdasarkan nomor urutpengacuan buku dalam sebuah skripsi,bukan berdasarkan abjad nama penulis.

Contoh:

Kaufmsn-Buhler w., Peters A. & Peters K. (1981) Mathematicians love books. Dalam: Steen, L.A. ed. (1981) Mathematics tomorrow, hlm. 121-126. Springer-Verlag, New York

 

 

 

2. Kalian temukan dan deskripsikan ketentuan penulisan artikel ilmiah dalam publikasi jurnal ilmiah

 

Pedoman Penulisan

 

 PEDOMAN BAGI PENULIS DALAM IJURNAL.COM

Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia dengan abstrak bahasa inggris, bila naskah berbahasa inggris abstrak berbahasa Indonesia.

Penulisan dengan menggunakan MS Word pada kertas ukuran A4, dengan font Times New Roman 12, spasi 1,5 kecuali table. Batas atas dan bawah 3 cm, tepi kiri dan kanan 3,17 cm. maksimal 12 halaman isi untuk bidang IPA/UPT dan 15 halaman isi untuk bidang IPS di luar lampiran. (harap di batasi)

Kerangka tulisan: berurutan sebagai berikut:

  1. Judul

  2. Nama dan Alamat Penulis

  3. Abstrak

  4. Kata Kunci

  5. Pendahuluan (berisi latar belakang, perumusan masalah, teori, hipotesa (optional), tujuan).

  6. Metode Penelitian (berisi waktu dan tempat, bahan/cara pengumpulan data, metode analisa data)

  7. Hasil dan Pembahasan

  8. Kesimpulan

  9. Saran (optional)

  10. Ucapan terima kasih (optional)

  11. Daftar pustaka

 

Judul diketik dengan huruf  kapital tebal (bold) pada halaman maksimal 11 kata. Judul harus mencerminkan inti tulisan.

Nama penulis diketik lengkap di bawah judul beserta alamat lengkap. Bila alamat lebih dari satu diberi tanda asterisk *) dan diikuti alamat penulis sekarang. Jika penulis lebih dari satu orang kata penghubung digunakan kata “dan”.

 

Abstrak di ketik dengan huruf miring (italic) berjarak 1 spasi maksimal 150 kata.

 

Kata kunci 2 – 5 kata, ditulis italic.

 

Selain bahasa yang digunakan (Indonesia/Inggris) harus ditulis huruf miring (italic)

 

Kelengkapan tulisan: gambar, grafik dan kelengkapan lain disiapkan dalam bentuk file. Jpg. Untuk table di tulis seperti biasa dengan jenis font menyesuaikan. Untuk foto hitam putih kecuali bila warna menentukan arti.

 

 

 

 

3. Jelaskan, jika sumber informasi berupa buku atau majalah, data apa saja yang harus dicantumkan sesuai dengan cara yang berlaku

 

Cara membuat daftar referensi / daftar pustaka

Sebuah daftar referensi hanya berisi buku, artikel, halaman web dan lainnya yang dikutip dalam teks dokumen. Daftar pustaka mencakup semua sumber konsultasi untuk melatar belakangi atau bacaan lebih lanjut.

Daftar referensi disusun menurut abjad oleh penulis. Jika isi butir tidak mencantumkanpengarang, hal ini dikutip dengan judul, dan termasuk dalam daftar alfabet menggunakan kata signifikan pertama dari judul.Jika Anda memiliki lebih dari satu butir dengan penulis yang sama, susun butir urutan waktunya, dimulai dengan publikasi terbaru.

Setiap referensi muncul pada baris baru.

Tidak ada indentasi dari referensi.

Tidak ada penomoran dari referensi.

Buku

Elemen kutipan

Pengarang – nama keluarga dan inisial Tahun publikasi, Judul buku – ditulis miring, Edisi, Penerbit, Tempat diterbitkan.

Tipe referensi

Contoh isi tulisan

Contoh daftar referensi

 

  • 1 pengarang

Teknik pencarian canggih penting dalam menemukan informasi (Berkman 1994)ATAUBerkman, RI 1994, Find It fast: how to uncover expert information on any subject,HarperPerennial, New York.

Berkman (1994, p. 25) mengklain bahwa …

ATAU

Berkman (1994, pp. 30-35) setuju bahwa …

 

  • 2 pengarang

 

dari sudut pandang teknik (Cengel & Boles 1994)

ATAU

Cengel, YA & Boles, MA 1994, Thermodynamic : an engineering approach, 2nd edn, McGraw Hill, London.Cengel dan Boles (1994) menemukan …

 

  • 3 pengarang

 

seperti ditunjukkan sebelumnya (Reid, Parsons & Green 1989)

Reid, DH, Parsons, MB & Green, CW 1989, Staff management in human services: behavioral research and application, Charles C. Thomas, Springfield.

 

 

 

  • 4 pengarang atau lebih

 

sakit leher disebabkan oleh salah urat (Jull et al. 2008).

ATAU

Jull, G, Sterling, M, Fallah, D, Treleaven, J & O’Leary, S 2008, Whiplash headache and neck pain: research-based directions for physical therapies, Churchill Livingstone, Edinburgh.

Jull et al. (2008) telah memperdebatkan …

 

  • Tidak ada pengarang

 

sudah disebutkan (Be, know, do: leadership the Army way 2004).

ATAU

Be, know, do: leadership the Army way 2004, Jossey-Bass, San Francisco.Masukkan secara alpabet kedalam daftar referensi.

 

Dalam Be, know, do: leadership the Army way (2004) ada contoh menarik …

 

  • Beberapa karya oleh pengrang yang sama

 

geologi di taman nasional Queensland (Willmott 2004, 2006).

Willmott, WF 2004, Rocks and landscapes of the national parks of southern Queensland, Geological Society of Australia, Queensland Division, Brisbane.Willmott, WF 2006, Rocks and landscapes of the national parks of central Queensland, Geological Society of Australia, Queensland Division, Brisbane.

 

  • Artikel Koran dan Majalah

 

Elemen kutipan

Pengarang – nama keluarga dan inisial Tahun publikasi, ‘Judul artikel – dalam tanda kutip tunggal’, Judul koran – ditulis miring, hari bulan, nomor halaman.

Tipe referensi

Contoh isi tulisan

Contoh daftar referensi

 

  • Artikel koran (cetak)

 

seperti yang terlihat dalam gerakan untuk memprivatisasi kereta api (Simpson 1997)

 

Simpson, L 1997, ‘Tasmania’s railway goes private’, Australian Financial Review, 13 October, p. 10.

 

  • Artikel koran (web)

 

pemerintah telah disalahkan untuk kekurangan air (Porteous 2007).

 

August, p. 17, viewed 27 February 2009, <http://global.factiva.com/&gt;.Untuk artikel yang diambil dair database, kita cukup memberikan alamat URL dari database situs.

 

Sumber:

http://www.anneahira.com/cara-membuat-daftar-pustaka.htm

http://chemistrahmah.com/cara-menulis-daftar-pustaka-dengan-metode-vancouver.html

http://ijurnal.com/?pg=pedoman-penulisan

http://blogs.itb.ac.id/rosadi/2011/10/12/cara-menuliskan-referensi-pada-daftar-pustaka-dengan-tata-cara-harvard/

http://sman1ngunut.wordpress.com/2009/09/30/menulis-daftar-pustaka-dengan-metode harvard-atau-vancouver

Redaksi: editor/penyunting mempunyai kewenangan mengatur pelaksanaan penerbitan sesuai format ijurnal.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s